Beberapa cabang olahraga tersebut antara lain para bulutangkis, para catur, para renang, boccia, voli duduk, dan anggar kursi roda.
Menpora Dito menambahkan bahwa Peparnas XVII bukan hanya ajang pertandingan, tetapi juga menjadi momen untuk menginspirasi masyarakat, memperlihatkan bahwa dengan semangat yang tinggi maka setiap orang bisa meraih prestasi, tanpa memandang keterbatasan fisik.
“Kita berkumpul hari ini untuk merayakan keberanian dan semangat para atlet, dan kita bangga bahwa Solo dan sekitarnya menjadi tuan rumah dari ajang nasional yang luar biasa ini,” pungkasnya.
Peparnas XVII Solo 2024 dijadwalkan berlangsung dari tanggal 6-13 Oktober dan diharapkan menjadi momentum penting dalam pengembangan olahraga disabilitas di Indonesia, sekaligus memupuk semangat untuk menghargai.
(Red)
