Dalam kunjungan ini, Menpora Dito berkesempatan menyaksikan pertandingan final yang mempertemukan para atlet terbaik di cabang tersebut. Ia menyampaikan rasa bangganya, mengingat Indonesia berhasil mengirimkan atlet blind judo ke Paralimpiade Paris 2024.
“Cabang olahraga blind judo menjadi salah satu fokus utama kita karena ini adalah kesempatan untuk melakukan talent scouting dan regenerasi atlet. Kita ingin lebih banyak atlet Indonesia yang lolos ke Paralimpiade selanjutnya, dan Peparnas ini menjadi ajang penting untuk menyiapkan mereka,” ungkap Menpora Dito.
Menpora juga menambahkan bahwa Kemenpora akan terus melakukan pengecekan terhadap seluruh cabang olahraga di Peparnas XVII untuk memastikan semua aspek penyelenggaraan berjalan dengan baik.
Ia berharap ajang ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga menjadi momen penting dalam mendorong kemajuan prestasi para atlet disabilitas Indonesia di kancah internasional.
(Red)
