Dikatakan, keberhasilan ini tak luput dari latihan rutin yang dilakukan menuju Peparnas. Selain itu juga dukungan dari semua pihak, keluarga, teman-teman, dan seluruh masyarakat NTT. Yang tak kalah penting yaitu doa yang terus dipanjatkannya selama mengikuti perlombaan.
“Tadi saya berdoa supaya saya jangan lari masuk lintasan pelari lainnya. Saya bersyukur tadi saya bisa lewati yang saya pikirkan dan akhirnya saya juara 1,” kenang Yosintha.
Lebih lanjut perempuan 21 tahun ini mempersembahkan medali yang didapatkannya untuk masyarakat NTT. Dengan harapan kontingen NTT dapat memperbaiki peringkatnya di Peparnas XVII ini.
“Dengan prestasi ini semoga saya bisa lebih baik lagi,” tutup Yosintha yang dalam pertandingan ini mengenakan nomor dada 462.
(Red)
