Serambi Nusantara – Di tengah padatnya Kota Bandung, ruang hijau bukan lagi sekadar impian. Pemerintah Kota Bandung sukses menyulap kawasan mata air alami Seke Babakan Ledeng menjadi ruang terbuka hijau yang asri, edukatif, dan menarik untuk dikunjungi.
Terletak di Jalan Sersan Surip, Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap, kawasan ini resmi diresmikan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, pada Selasa (15/4/2025).
“Tempat ini bukan hanya sumber air bersih, tapi kini jadi ruang hijau yang nyaman, edukatif, dan pastinya cocok jadi destinasi wisata baru yang Instagramable,” ujar Erwin.
Sentuhan Alam dan Estetika Modern
Mengusung konsep arsitektur hijau, kawasan seluas hampir 1.000 meter persegi ini ditata tanpa menghilangkan karakter alaminya. Kolam mata air ditata dengan susunan batu bulat alami yang juga berfungsi sebagai filter air. Sementara struktur bangunan banyak menggunakan bambu, material yang ramah lingkungan.
Salah satu daya tarik utama adalah view deck dari bambu yang jadi spot favorit pengunjung untuk bersantai maupun berfoto.
Lebih dari Sekadar Taman
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung, Didi Ruswandi, menjelaskan bahwa kawasan ini dirancang sebagai ruang publik multifungsi.
“Selain konservasi mata air, kawasan ini juga menjadi tempat interaksi warga, ruang belajar, dan rekreasi keluarga,” kata Didi.
Rindang dan Hijau, Udara Segar Sepanjang Hari
Tak hanya menonjolkan keindahan air, Seke Babakan Ledeng juga dipenuhi tanaman hijau. Tercatat ada lebih dari 900 bibit tanaman hias dan 150 pohon buah ditanam, seperti kopi, mangga, lengkeng, kapundung hingga katapang kencana. Jenis tanaman lainnya termasuk pisang halekonia, kana, airis, pakis, dan bambu Jepang.
Hidupkan Kembali Koneksi dengan Alam
Seke Babakan Ledeng kini menjadi simbol nyata bahwa ruang hijau bisa eksis di tengah kota, fungsional, sekaligus estetis. Cocok untuk warga yang ingin rehat sejenak dari hiruk-pikuk kota.
Butuh tempat ngadem, refreshing, atau sekadar cari inspirasi? Seke Babakan Ledeng bisa jadi jawabannya.
(GP)

